Kontaktor 1 phase adalah saklar otomatis yang wajib ada di mesin gulung tali rafia. Tanpa komponen ini, timer Omron H3CR akan cepat gosong karena langsung dibebani dinamo Jiayu yang harganya sudah 1jt. Oleh karena itu, dari 14 komponen mesin, alat ini yang jadi ototnya.
Daftar Isi Konten
Saya masih ingat waktu belanja di Glodok, toko nawarin yang abal-abal 60 ribuan. Namun, saya tolak. Selain itu, saya sengaja pilih yang original 20A. Alasannya simpel, kalau yang jelek, begitu dinamo start, kontaknya langsung lengket dan mesin tidak mau berhenti.
Di mesin gulung, ada 2 arus yang beda. Pertama, arus kecil untuk otak, kedua arus besar untuk otot. Timer Omron H3CR itu otaknya, arusnya kecil. Sedangkan dinamo Jiayu itu ototnya, arusnya besar.
Oleh sebab itu, saklar ini dibutuhkan sebagai jembatan. Cara kerjanya: Pertama-tama, dinamo disambung ke kontaktor, bukan ke timer. Selanjutnya, timer hanya memberi sinyal kecil 220V ke coil. Akibatnya, alat ini yang akan mengangkat beban berat dinamo. Jadi, timer jadi awet bertahun-tahun.
Ini yang sering salah pasang di Cicalengka. Banyak yang langsung sambung dinamo ke timer, akhirnya timer meleleh. Sebaliknya, rangkaian yang benar harus urut seperti ini:
Pertama, listrik dari PLN masuk ke saklar on off. Saat saklar ON, listrik mengalir ke Box Panel. Setelah itu, lampu indikator hijau nyala tanda panel siap.
Kedua, listrik masuk ke timer. Timer ini yang saya setting 2 menit untuk 1 kg rafia seperti di artikel Cara Membuat Mesin Gulung Tali Rafia. Timer menghitung, kemudian setelah 2 menit, timer memutus sinyal ke coil kontaktor.
Ketiga, sinyal dari timer masuk ke coil kontaktor 1 phase. Sebagai contoh, saya pakai tipe 20A biar lebih aman untuk dinamo 1 HP yang harganya 1jt. Saat coil dapat sinyal, kontak utama menutup, dinamo muter. Saat sinyal timer habis, kontak membuka, dinamo berhenti. Dengan demikian, gulungan jadi seragam 1 kg per 2 menit.
Terakhir, saya pasang push button merah NC untuk reset darurat. Misalnya, kalau tali kusut di tengah jalan, operator tinggal pencet. Akibatnya, kontaktor langsung putus dan timer reset ke 0 lagi. Jadi, tidak perlu matikan saklar utama. Untuk wiring lengkap cek di Website Resmi Omron Indonesia.
Berdasarkan pengalaman saya di bengkel mitra, jangan pakai yang terlalu mepet Ampere nya. Sebagai contoh, dinamo Jiayu yang harganya 1jt itu butuh 4A, tapi saya pakai 20A. Selain itu, pilih yang coil 220V biar gampang disambung ke timer H3CR. Akibatnya, meskipun dinamo nya mahal, tapi jadi awet.
Oleh karena itu, investasi di komponen ini jangan pelit. Meskipun demikian, harganya cuma 150 ribuan, akan tetapi bisa menyelamatkan timer yang 400 ribuan dan dinamo Jiayu yang 1jt.

